anak rajin belajar

4 Cara Membuat Anak Rajin Belajar Tanpa Debat

Amyruth – Sebagian anak memiliki tingkat konsentrasi tinggi dan keterampilan belajar yang bagus. Sehingga, mereka memiliki minat yang tinggi dalam belajar. Sementara dalam kasus lain, tekanan konstan pada beberapa anak ini sering membuat mereka menjauh dari pelajaran. Mereka cenderung sulit fokus dan tidak mau belajar. Lalu,  bagaimana cara membuat anak rajin belajar?

Seperti kata sebuah pepatah, tidak ada yang mustahil bagi orang tua. Selalu ada langkah tepat dan proaktif yang dapat Anda ambil untuk membantu anak Anda mengembangkan kebiasaan belajar dan keterampilan belajar yang lebih baik.

anak rajin belajar

Memahami Minat & Bakat

Tiap Anak memiliki minat serta bakat yang berbeda. Maka, orang tua harus memahami bagaimana minat & bakat seorang Anak. Cara ini bisa membuat Anak lebih rajin dan semangat belajar. Bahkan, Anak juga berkesempatan untuk meraih prestasi gemilang dalam bidang yang diminatinya.

Menciptakan Suasana Lingkungan Belajar yang Baik

Anak akan mudah bosan jika harus fokus pada pelajaran. Oleh karena itu, Anda harus pandai menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Misalnya, diselingi dengan permainan yang masih berhubungan dengan tema pelajaran.

Selanjutnya, Anda juga harus memastikan bahwa Anak belajar di lingkungan yang aman dari beberapa gangguan. Gangguan tersebut bisa berupa suara keras, televisi, dan anak lain yang sedang bermain.

Rentang perhatian anak masih tergolong rendah.  Hal inilah yang membuatnya akan mudah terganggu dan kehilangan minat dalam belajar.

Membuat sistem reward

Cara membuat anak rajin belajar selanjutnya adalah sistem reward. Penerapan sistem ini sangat membantu untuk membuat anak rajin belajar. Dengan cara ini, Anak akan memiliki sesuatu yang ingin dicapai setelah waktu belajar selesai.

Ini adalah kunci tang akan membuatnya tetap termotivasi saat belajar. Bagaimana dengan reward nya? Tak perlu mewah, Anda bisa memberikan hadiah sederhana. Contoh, menonton TV atau bermain setelah selesai belajar.

Menyesuaikan Teknik dengan Gaya Belajar Anak

Sebagai orang tua, Anda dituntut untuk memahami jenis pembelajaran Anak. Cermatilah, apakah Anak Anda belajar dengan gaya visual, auditori, atau kinestetik? Setelah mengetahu gaya belajarnya, Anda dapat mengadopsi jadwal dan model belajar berdasarkan learning style tersebut.

Contoh, jika gaya belajar Anak adalah visual, maka, Anda dapat menyisipkan gambar atau video saat mengajarkan tema tertentu. Artinya, Anda jangan memfokuskan Anak pada buku saja. Ingat, Anak visual lebih suka sesuatu yang terlihat menarik visualisasinya!

Well, itu hanyalah sebagian cara membuat anak rajin belajar. Sebenarnya, Anda masih bisa menemukan dan menerapkan banyak cara lain. Namun, yang paling utama adalah dukungan orang tua. So, sebagai orang tua, Anda jangan hanya menuntutnya belajar melainkan memberikan dukungan secara penuh dan tulus!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *