lianhua

3 Alasan Penarikan Produk Lianhua Terkait Covid 19

AMyruth – Beberapa dari Anda mungkin sudah tidak asing dengan obat yang berasal dari Tiongkok tersebut yaitu Lianhua Qingwen. Obat herbal satu ini sedang banyak diburu dan dicari oleh masyarakat, karena dinilai ampuh untuk mengatasi infeksi Covid 19. Bahkan, beberapa orang percaya obat ini bisa menyembuhkannya dari infeksi tersebut.

Apakah benar obat satu ini ampuh dalam menyembuhkan Covid 19? Untuk melihat kegunaan dan manfaatnya secara lebih lengkapnya perlu pemahaman yang jelas. Pada artikel kali ini kami mencoba memberikan penjelasan mengenai obat tersebut. Berikut ini beberapa tanggapan dari berbagai sumber yang kami dapatkan, simak ulasannya.

lianhua

Tanggapan Berbagai Sumber

1. Tanggapan Dokter

Mengenai obat herbal satu ini belum bisa dikatakan ampuh untuk menyembuhkan dan mengobati pasien Covid 19. Karena belum adanya metode penelitian yang jelas dan lengkap terkait dari produk yang berasal dari negara tirai bambu tersebut. Sehingga perlu adanya riset yang mendalam terkait efektivitas yang ditimbulkan dari obat itu.

Berdasarkan dari penelitian NCBI memang menunjukkan kalau obat Lianhua Qingwen ini efektif untuk pneumonia virus corona. Tetapi, kualitas terhadap penelitian dan literatur yang masih sedikit, maka acuan untuk kebenarannya masih menjadi pertanyaan. Sehingga belum bisa menjadi pilihan untuk pengobatan terhadap Covid 19.

Bahkan, beberapa laporan yang ada menjelaskan mengenai obat tradisional ini hanya untuk meredakan gejala yang ada pada paru-paru saja dan bukan untuk kebutuhan Covid 19. Melihat kebutuhan dan manfaatnya seperti itu, maka penting sekali untuk masyarakat mudah percaya tanpa ada penjelasan resmi dari pemerintah.

2. Tanggapan BPOM

Melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menjelaskan kalau obat Lianhua Qingwen ini memiliki izin edar yang bernomor TI144348471. Tetapi, kebutuhan dalam perizinan tersebut hanya untuk proses penyembuhan pada batuk, tenggorokan kering, dan demam yang dialami oleh seseorang.

Dengan demikian untuk kebutuhan sebagai obat untuk proses penyembuhan terhadap obat Covid 19, perlu penelitian dan uji klinik yang lebih dalam. Pihak BPOM mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya dan perlu memperhatikan beberapa aspek lainnya. Karena jangan sampai obat tersebut akan menimbulkan efek buruk lainnya yang akan merugikan.

Untuk itu, BPOM menegaskan sampai sekarang ini belum ada obat yang ampuh untuk menangani dan mengobati virus Covid 19. Sehingga perlu adanya penelitian lebih lanjut dan sementara ini masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan yang ada dan terus melakukan vaksin sebagai bentuk perlindungan diri dari terpaparnya virus tersebut.

3. Tanggapan BNPB

Tahun 2020 obat satu ini mendapatkan persetujuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai obat dewa menanggulangi Covid 19. Tetapi, hasil dari evaluasi yang ada terkait obat tersebut lebih berbahaya dibandingkan dengan manfaatnya, apalagi untuk kebutuhan pasien Covid 19.

Sebelumnya obat tersebut masuk ke Indonesia atas dasar izin tanggap darurat yang didapatkan dari BPOM melalui sistem pelayanan perizinan tanggap darurat, Aplikasi Indonesia National Single Window (INSW). Tetapi obat tersebut oleh BPOM ditarik ulang dan dihentikan proses distribusinya secara keseluruhan.

Hal ini melalui riset dan studi yang ada menjelaskan obat tersebut mengandung bahan ephedra yang bisa memicu sistem saraf pusat dan kardiovaskular yang berbahaya untuk tubuh. Dengan demikian pihak BNPB menarik ulang dan menghentikan peredarannya terkait jenis LQC donasi tersebut.

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai lianhua, semoga memberikan manfaat dan informasi yang tepat kepada Anda nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *